3 Faktor Penyebab Kampas Rem Mobil Matik Cepat Menipis

June 12, 2019

JAKARTA, News - Mengendari mobil dengan transmisi otomatis memang lebih praktis dibandingkan manual. Apalagi saat liburan kemarin diajak pulang kampung untuk merayakan Lebaran bersama keluarga, pengendara akan lebih santai karena tak direpotkan harus memindahkan transmisi dan mengerakan kedua kaki.

Namun di balik kemudahan dalam mengendarai mobil matik, ada konsekuensi yang menjadi tanggungan pemilik, yakni borosnya penggunaan kampas rem. Kondisi ini sudah menjadi hal yang lumrah, karena dari pemakaian rem mobil transmisi matik akan jauh lebih aktif dibandingkan mobil transmisi manual.

Menurut Kepala Bengkel Auto2000 Yos Sudarso, Suparman, keausan kampas rem mobil matik memang cukup wajar karena rem menjadi satu-satunya yang diandalakan untuk memperlambat laju mobil, tidak seperti mobil manual yang lebih yang masih bisa dibantu dengan engine brake.

Selain beban yang tinggi, pengendara mobil matik juga jarang nyicil rem. Maksudnya, jika sudah terindikasi akan terhalang lampu merah, masih banyak yang melakukan pengereman mendekati posisi berhenti.

Hal membuat rem bekerja keras. Pengendara mobil transmisi manual, kebanyakan sudah menetralkan posisi transmisinya jika terlihat akan terhadang lampu merah dan mulai melakukan pengereman, sampai akhirnya berhenti.

Sebenarnya, metode ini bisa ditiru untuk pengendara mobil transmisi matik. Caranya cukup mudah, tinggal dorong posisi tuas ke N, lalu mulai melakukan pengereman secara berlahan hingga akhirnya kecepatan bisa berlahan berhenti.


Related Articles